Rabu, 03 Desember 2014

Kode Etik Akuntan

Kode Etik Akuntan
Seorang akuntan harus mempunyai etika dalam menjalankan profesinya untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan pihak lain agar dapat mendukung kelancaran pekerjaan yang ia lakukan. Etika sendiri dapat didefinisikan secara luas sebagai seperangkat prinsip. Di Indonesia terdapat IAI yang meripakan satu-satunya wadah yang mewakili profesi akuntan Indonesia secara keseluruhan. Kode Etik IAI adalah aturan perilaku etika akuntan dalam memenuhi tanggung jawab profesionalnya.

kode etik akuntan terdiri dari
A.    Prinsip Etika, prinsip yang berlaku umum bagi semua akuntan dan merupakan kerangka dasar bagi aturan etika. Prinsip ini meliputi
1. Tanggung jawab profesi, sebagai professional seorang anggota harus menggunakan pertimbangan moral dan professional dalam semua kegiatan yang dilakukannya
2. Kepentingan umum, memahami kewajibannya untuk senantiasa memberikan pelayanan kepada public, menghormati kepercayaan public, dan menunjukkkan komitmen atas profesionalisme
3. Intergritas, untuk memelihara kepercayaan public, setiap anggota harus memenuhgi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin
4. Objektivitas, harus menjaga objektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya
5. Kompetensi dan kehati-hatian, harus melaksanakan jasa professional dengn kehati-hatian, kompetansi dan ketekunan
6. Kerahasiaan, harus menghormati kerahasiaan setiap informasi
7. Perilaku professional, harus berperilaku konsisten dengan reputasi profesi yang baik
8. Standar tehnis, harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar tehnis
B.    Aturan Etika
1. Independensi, harus selalu mempertahankan sikap mental independen didalam memberikan jasa
2.  Integritas dan objektifitas, harus mempertahankan integritas dan objektifitas, harus bebas dari benturan kepentingan dan tidak boleh membiarkan factor salah saji material.
C.    Interpretasi Aturan Etika

Sumber



Jasa audit


Dalam buku yang diterjemahkan oleh Jusuf,A .A (2003) menggolongkan jenis audit berdasarkan objek yang diaudit yaitu:
A.      Audit laporan keuangan
Audit ini bertujuan untuk menentukan apakah laporan keuangan secara keseluruhan yang merupakan informasi terukur yang akan diverifikasi telah disajikan sesuai dengan kriteria-kriteria tertentu.umumnya, kriteria itu adalah prinsip akuntansi yang berlaku umum.
Prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia dimuat dalam pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK). Pada tanggal 7 september 1994 Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) telah mengesahkan berlakunya Kerangka Dasar Penyusunan Pelaporan Keuangan dan PSAK NO. 1 sampai dengan NO. 35 yang berlaku efektif sejak 1 januari 2005. Kerangka dasar dan PSAK-PSAK ini dokondisikan dalam buku Standar Akuntansi Keuangan. Audit ini dilakukan oleh auditor independen.

B.      Audit operasional
Audit ini merupakan penelaahan atas bagian manapun dari metode operasi suatu organisasi untuk menilai efesiensi dan efektifitasnya. Umumnya, pada saat selesainya audit operaasional, auditor akan memberikan sejumlah saran kepada manajemen untuk memperbaiki jalannya operasi perusahaan.

C.      Audit ketaatan
Audit ini bertujuan mempertimbangkan apakah audit (klien) telah mengikuti prosedur atau aturan tertentu yang telah ditetapkan pihak yang memiliki otoritas lebih tinggi.

Dalam buku tersebut juga menjelaskan berbagai macam jasa KAP yang berkaitan dengan akuntansi dan pemeriksaan. Selain jasa pemeriksaan independen terhadap laporan keuangan klien yang merupakan jasa utama, KAP juga menyediakan jasa atestasi dan assurance. Berikut jasa-jasa yang ditawarkan secara umum, yaitu:
a.       Jasa Akuntansi dan Pembukuan
Kebanyakan klien kecil dan staff akuntansi yang terbatas menyerahkan pembuatan laporan keuangannya kepada KAP. Sebagian dari klien kecil tersebut bahkan tidak mempunyai cukup karyawan untuk mengerjakan buku besar dan ayat jurnalnya. Selanjutnya, KAP melaksanakan serangkaian jasa akuntansi dan pembukuannya untuk memenuhi kebutuhan dari kliennya.

b.      Jasa perpajakan
KAP menyusun surat pemberitahuan pajak (SPT) pajak penghasilan dari perusahaan dan perseorangan, baik yang merupakan klien audit maupun bukan. Disamping itu, KAP juga memberikan jasa yang berhubungan dengan pajak pertambahan nilai, pajak penjualan barang mewah, perencanaan perpajakan, dan jasa perpajakan lainnya.

c.       Jasa konsultasi manajemen
Sebagaian besar kantor akuntan public memberika jasa tertentu yang membuat kliennya dapat meningkatkan efektifitas operasinya. Jasa yang ditawarkan beragam, mulai dari pemberian sara-saran sederhana guna meningkatkan system akuntansi klien hingga saran dalam strategi pemasaran, instalasi computer, konsultasi manfaat aktuaria.

Sumber:

Kode Etik Menurut IAI


1.       Kode Etik IAI adalah aturan prilaku etika akuntan dalam memenuhi tanggung jawab profesionalnya
2.       Kode etik IAI meliputi:
a.       Prinsip etika akuntan
b.      Aturan etika akuntan
c.       Interpretasi aturan etika akuntan
3.       Kode etik IAI dirumuskan oleh badan yang khusus dibentuk untuk tujuan tersebut oleh Dewan Pengurus Nasional
4.       Kode etik IAI mengikat seluruh anggota IAI


Setiap orang yang memiliki gelar akuntan, wajib mentaati kode etik dan standar akuntan, terutama para akuntan publik yang sering bersentuhan kepada masyarakat dan kebijakan pemerinyah. Kewajiban mentaati terhadap kode etik ini telah diatur oleh Departemen Keuangan (DepKeu) dan mempunyai aturan sendiri  yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no 17 tahun 2008. Intinya peraturan ini mewajibkan akuntan dalam melaksanakan tugas dan kliennya itu selalu berdasarkan pada SPSP (Standar Profesi Akuntan Publik) dank ode etik. Kode etik dan SPSP diterapkan oleh asosiasi profesi berdasarkan standar internasional.

Prinsip etika yang tercantum dalam kode etik akuntan Indonesia adalah sebagai berikut:
a.       Tanggung jawab
b.      Kepentingan masyarakat
c.       Objektivitas dan independensi
d.      keseksamaan

sumber :

Selasa, 24 Juni 2014

Tugas 4- Bahasa Inggris Bisnis 2

EXERCISE 37

1.      which
2.      which
3.      to whom
4.      whose
5.      that
6.      whom
7.      whose
8.      who
9.      that
10.  that
11.  whose
12.  whom
13.  who
14.  that
15.  whose

EXERCISE 38

1.      George is the man chosen to represent the committee at the convention.
2.      All of the money accepted has already been released.
3.      The papers on the table belong to Patricia.
4.      The man brought to the police station confessed to the crime.
5.      The girl drinking coffee is Mary Allen.
6.      John’s wife, a professor, has written several papers on the subject.
7.      The man talking to the police man is my uncle.
8.      The book in the top shelf is the one that I need.
9.      The number of student having been counted is quite high.
10.  Leo evans, a doctor, eat in the restaurant every day.


Contoh Kalimat Relative Clause
·         Who
1.      He is the man who works in my office
2.      Would you tell me who has this book?
3.      I’d like to know who man that give me flowers

·         Whom
1.      The person whom beside you is my bodyguard
2.      The man whom answered the phone is my brother
3.      Whom do you love more?

Reverensi data dari http://novenrique.blogspot.com/2010/02/relative-clause-adalah-bagian-dari.html





Selasa, 20 Mei 2014

Tugas 3 – Bahasa Inggris Bisnis 2

Exercise 35 : Passive Voice

1.           The president is called (by somebody) every day.
2.           The other members are being called by John.
3.           Mr. Watson will be called (by somebody) tonight.
4.           Considerable damage has been caused by the fire.
5.           The supplies for this class should be bought by the teacher.

Exercise 36 : Causative Verbs
1.      The teacher made Juan leave the room.
2.      Toshiko had her car repaired by a mechanic
3.      Ellen got Marvin to type her paper.
4.      I made Jane call her friend on the telephone.
5.      We got our house painted last week.
6.      Dr.Byrd is having the students write a composition.
7.      The policemen made the suspect lie on the ground.
8.      Mark got his transcripts sent to the university.
9.      Maria is getting her hair cut tomorrow.
10.  We will have to get the Dean to sign this form.
11.  The teacher let Al leave the classroom.
12.  Maria got Ed to wash the pipettes.
13.  She always has her car fixed by the same mechanic.
14.  Gene got his book published by a subsidy publisher.
15.  We have to help Janet find her keys.

Tugas Tambahan: Causative Verbs
Causative structures indicate that one thing or person causes another thing or person to do something or be something.
1.     Let  [let + person + verb]
Examples :
·         Xia lets MJ go to the Jeju Island
·         My parents let me choose my own future carrier
·         my brother and sister let me play in the yard

2.     Make
Form : [make + person + verb]
Examples :
·         my boss make me do his work
·         how do parents make their children learn well?
·         Hero made his girlfriend go to the party.

3.     Have
Form : [have + person + verb]
Examples :
·         My  teacher had me clean this room
·         I had my house renovated last month
·         I have damaged her laptop

4.     Get
Form : [get + person + to + verb]
Examples :
·         How teachers can get their students to read more?
·         Rio Haryanto got a mechanic to inspect the car
·         my uncle trying to get his son to stop smoking

tambahan data dari: